Ujian Madeg Sholat

Sholat berasal dari bahasa Arab yaitu shalla, yang berarti doa atau cara berdoa untuk meminta permohonan kepada Allah SWT. Shalat merupakan tiang agama yang penting bagi keimanan sebagai seorang muslim. Shalat adalah panggilan Allah, olehnya sebagai umat muslim wajib hukumnya melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta’ala. Shalat sebagai bentuk ketaqwaan umat kepada Allah, karena yang memberi nikmat kehidupan dimuka bumi adalah kuasa sang pencipta.


Berdasarkan ayat tentang sholat dalam Quran Surat Al-Ankabuut ayat 45, Allah SWT berfirman

اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya: bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

MI Tahassus memiliki siswa dengan rentang usia 6-13 tahun yang merupakan usia ideal untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan terutama terkait sholat. Program pembiasaan sholat dhuha dan sholat dhuhur yang diterapkan di MI Tahassus dilaksanakan mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 memiliki tujuan untuk menanamkan pembiasaan nilai sholat.

Tahapan usia 7-10 termasuk usia tamyiz, usia ini patokannya adalah ketika anak-anak sudah mampu membedakan antara hal yang baik serta buruk, atau yang merugikan hingga yang mendatangkan banyak manfaat. Pada usia ini, sebaiknya dibiasakan untuk sholat lima waktu di waktu yang sudah ditentukan. Usia 10 tahun ke atas merupakan usia dimana anak sudah memahami bahwa sholat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan umat Islam sesibuk apapun. Hal ini sesuai dengan program MI Tahassus yang menanamkan penerapan wudhu dan sholat sesuai waktu sholat.


Untuk menguatkan program tersebut, MI Tahassus mengadakan program Ujian Madeg Sholat untuk siswa kelas 4. Ujian Madeg Sholat terdiri dari beberapa tahap yaitu, pembekalan dan latihan yang diampu oleh murobbi hafidz/ah, ujian Madeg Sholat yang didampingi oleh orang tua/ wali setiap siswa, kemudian refleksi atau remidi bagi siswa yang belum sempurna sholatnya. Bagi siswa yang telah melaksanakan Ujian madeg Sholat akan mendapat syahadah, yang menandakan siswa tersebut telah mampu mendirikan sholat sesuai syariat agama. Program ini diharapkan dapat menanamkan rasa tanggungjawab siswa betapa pentingnya mendirikan shalat sebagai seorang muslim.

Artikel lainnya
MI Tahassus Peroleh Juara I Lomba Bacaan Sholat
MI Tahassus kembali memperoleh prestasi, melalui ananda Sofia N yang mendapat peringkat I dalam rangka lomba bacaan sholat tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh IPPNU
PPDB MI Tahassus Prapagkidul
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan langkah awal dalam bidang pendidikan yang menjadi agenda rutin tiap tahunnya dengan dua mekanisme yaitu luar jaringan (offline) dan dalam jaringan (online).
Pelatihan Website bagi Guru Madrasah
Madrasah Ibtidaiyah Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul mengadakan pelatihan pengelolaan website bagi guru madrasah pada Sabtu (21/01/23). Pelatihan ini berguna untuk meningkatkan kualitas keterampilan guru dalam menghadapi tantangan 5.0.
Mengintip Kegiatan Tasmi Program Mulazamah
Tahfidz Qur’an adalah sebuah program kegiatan unggulan yang dimiliki oleh MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul. Kegiatan menghafal Al-Qur’an menjadi sebuah budaya bagi seluruh warga sekolah, dimana setiap pagi terdengar lantunan ayat-ayat Al-Quran
Mars MI Tahassus Ma arif NU Prapagkidul
Lirik Lagu Mars MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul Insan berbudi dan berakhlak mulia Bertakwa pada Allah Ta’ala Menjadi anak yang sholih dan sholihah Pribadi Akhlussunah Wal Jama’ah Menjaga ukhuwah menegakkan syariat Menghafal Al Qur’an mengamalkan isinya
Semangat Kontingen MI Tahassus untuk Porsema
Kontigen MI Tahasus Ma’arif NU Prapagkidul (08/02/23) Pekan Olah Raga dan Seni Maarif (Porsema), merupakan kegiatan yang diselenggarakan dua tahun sekali mulai dari tingkat Kecamatan sampai tingkat pusat. Tujuan diadakannya kegiatan Porsema adalah sebagai
Menyongsong Abad ke dua NU bersama MI Tahassus Prapagkidul
Kegiatan Menyongsong Abad ke-2 NU MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul
Study Banding MI Tahassus ke MIN 2 Sukoharjo
Study Banding ke MIN 2 Sukoharjo pada Rabu (15/02/23) Purworejo- MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul mengadakan kegiatan Study Banding ke MIN 2 Sukoharjo pada Rabu (15/02/23). Kegiatan ini dalam rangka mengenal dan mempelajari program terkait kurikulum, ke
Mujahadah Rutin MI Tahassus
Secara bahasa arti mujahadah adalah bersungguh-sungguh, berjuang, berperang melawan musuh. Secara istilah mujahadah juga sering diartikan sebagai orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh dan mengerahkan segala kemampuan untuk melawan musuh dengan tangan
Artikel

Ragam Artikel