Hari Santri Jihad Santri Jayakan Negeri

Peringatan Hari Santri pada Minggu (22/10/2023) diselenggarakan dengan Upacara Hari Santri di Lapangan Kecamatan Pituruh. Upacara ini diikuti oleh segenap santri dari satuan pendidikan MI, MTs, MA, Muslimat serta Fatayat di lingkungan Kecamatan Pituruh. Sebelum penyelenggaraan Upacara, MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul menyelenggarakan Mujahadah pada Sabtu (21/10/2023) yang diisi dengan pembacaan Sholawat Nariyah 4444x bersama wali santri.

MI Tahassus mengerahkan 3 jenjang kelas pada Upacara Peringatan Hari Santri, yaitu kelas 4, 5, dan 6 yang berjumlah 250 santri. Hari Santri pada tahun ini mengusung tema “Jihad Santri, Jayakan Negeri” yang berisi ajakan kepada para santri untuk melakukan jihad intelektual. Menurut Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas “Jihad Santri Jayakan Negeri” menegaskan bahwa santri terus berkontribusi aktif dalam memajukan negeri.”

Adapun Logo Hari Santri Nasional memiliki makna sebagai berikut.

  1. Bendera Merah Putih dan Api yang Berkobar. Ini mengandung makna semangat nasionalisme. Salah satu ciri yang melekat pada diri santri adalah mencintai tanah air (hubbub al-wathan).
  2. Jaringan Digital. Ini mengandung makna transformasi teknologi digital. Santri juga turut melakukan transformasi teknologi digital.
  3. Empat Pilar. Gambar ini bermakna empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  4. Titik Berwarna Kuning di Atas Empat Pilar. Ini mengandung makna santri siaga menjaga empat pilar kebangsaan.
  5. Simbolisasi Huruf Nun. Bentuk huruf nun yang menyerupai tempat tinta adalah simbol pengetahuan.
  6. Goresan Tinta. Ini mengandung makna jihad santri zaman ini adalah mengembangkan ilmu pengetahuan pesantren dengan kemajuan teknologi demi kejayaan negeri.

Hari Santri merujuk pada peristiwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi ini berisi seruan kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan melawan pasukan penjajah, hingga memuncak pada perlawanan 10 November 1945, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Hari Santri Nasional diperingati di Indonesia setiap tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Peringatan Hari Santri Nasional sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.Hari Santri Nasional pertama kali oleh kalangan pesantren untuk mengenang jasa para kaum santri bagi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tujuan peringatan Hari Santri Nasional adalah untuk memperingati peran santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan digelarnya Hari Santri Nasional, seluruh masyarakat Indonesia diharapkan mampu mengingat, meneladani serta melanjutkan peran para ulama dan santri dalam mempertahankan NKRI.

Artikel lainnya
MI Tahassus Peroleh Juara I Lomba Bacaan Sholat
MI Tahassus kembali memperoleh prestasi, melalui ananda Sofia N yang mendapat peringkat I dalam rangka lomba bacaan sholat tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh IPPNU
PPDB MI Tahassus Prapagkidul
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan langkah awal dalam bidang pendidikan yang menjadi agenda rutin tiap tahunnya dengan dua mekanisme yaitu luar jaringan (offline) dan dalam jaringan (online).
Pelatihan Website bagi Guru Madrasah
Madrasah Ibtidaiyah Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul mengadakan pelatihan pengelolaan website bagi guru madrasah pada Sabtu (21/01/23). Pelatihan ini berguna untuk meningkatkan kualitas keterampilan guru dalam menghadapi tantangan 5.0.
Mengintip Kegiatan Tasmi Program Mulazamah
Tahfidz Qur’an adalah sebuah program kegiatan unggulan yang dimiliki oleh MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul. Kegiatan menghafal Al-Qur’an menjadi sebuah budaya bagi seluruh warga sekolah, dimana setiap pagi terdengar lantunan ayat-ayat Al-Quran
Mars MI Tahassus Ma arif NU Prapagkidul
Lirik Lagu Mars MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul Insan berbudi dan berakhlak mulia Bertakwa pada Allah Ta’ala Menjadi anak yang sholih dan sholihah Pribadi Akhlussunah Wal Jama’ah Menjaga ukhuwah menegakkan syariat Menghafal Al Qur’an mengamalkan isinya
Semangat Kontingen MI Tahassus untuk Porsema
Kontigen MI Tahasus Ma’arif NU Prapagkidul (08/02/23) Pekan Olah Raga dan Seni Maarif (Porsema), merupakan kegiatan yang diselenggarakan dua tahun sekali mulai dari tingkat Kecamatan sampai tingkat pusat. Tujuan diadakannya kegiatan Porsema adalah sebagai
Menyongsong Abad ke dua NU bersama MI Tahassus Prapagkidul
Kegiatan Menyongsong Abad ke-2 NU MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul
Study Banding MI Tahassus ke MIN 2 Sukoharjo
Study Banding ke MIN 2 Sukoharjo pada Rabu (15/02/23) Purworejo- MI Tahassus Ma’arif NU Prapagkidul mengadakan kegiatan Study Banding ke MIN 2 Sukoharjo pada Rabu (15/02/23). Kegiatan ini dalam rangka mengenal dan mempelajari program terkait kurikulum, ke
Mujahadah Rutin MI Tahassus
Secara bahasa arti mujahadah adalah bersungguh-sungguh, berjuang, berperang melawan musuh. Secara istilah mujahadah juga sering diartikan sebagai orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh dan mengerahkan segala kemampuan untuk melawan musuh dengan tangan
Artikel

Ragam Artikel